Penyebab White Spot (Icht) Ikan Koi & Cara Mengobatinya

Ikan koi adalah ikan hias yang banyak diminati karena keindahan corak pada tubuhnya. Ikan koi adalah jenis ikan hias yang berasal dari Jepang dan juga disebut sebagai ikan karper / ikan mas. Ikan koi bisa anda pelihara dan berkembang dengan baik pada lingkungan yang sehat. Ikan hias selain menjaga kesehatannya, anda juga perlu merawat supaya keindahan corak yang ia miliki tidak pudar.

Anda harus memperhatikan kondisi kesehatan lingkungan kolam ikan, karena jika lingkungannya kotor justru dapat mengundang pertumbuhan patogen. Ikan koi mempunyai karakteristik yang berbeda dengan ikan yang dikonsumsi, hal ini karena ikan hias sangat rentan terhadap serangan penyakit. Banyak sekali bakteri yang dapat memicu terjadinya penyakit White Spot (Icht) pada ikan koi seperti Ichthyphthirius multifilis.

Penyebab Penyakit White Spot (Icht) pada Ikan Koi

Ikan koi bisa mengalami penyakit White Spot (Icht) karena banyak faktor, tapi faktor yang paling memungkinkan terjadinya penyakit adalah infeksi dari bakteri Ichthyphthirius multifilis. White Spot (Icht) adalah jenis penyakit yang biasanya diderita oleh ikan hias dikarenakan beberapa faktor, salah satu penyebab utama adalah adanya bakteri Ichthyphthirius multifilis. Oleh karena itu sangat penting bagi anda menjaga kebersihan kolam ikan agar dapat mencegah terjadinya penyakit White Spot (Icht).

Ciri-ciri Ikan Terinfeksi White Spot (Icht)

Ikan yang mengalami penyakit White Spot (Icht) akan menunjukkan gejala berupa: pada tahap awal muncul bintik putih dipermukaan sisik dan sirip kemudian meluas keseluruh tubuh, jika disentuh dengan tangan terasa seperti butiran pasir, malas bergerak dan diam didasar kolam. Jika kondisi ikan koi yang mengalami White Spot (Icht) semakin parah ia dapat mengalami gejala akut sering dijumpai diam dibawah pancuran atau di tempat air masuk (water inlet), kehilangan nafsu makan, jika sudah parah seluruh badan tertutup lendir terlihat seperti diselimuti awan. Anda harus segera melakukan pencegahan sebelum ikan koi yang sakit White Spot (Icht) pada tahap gejala lanjut , , .

Pengobatan Penyakit White Spot (Icht) pada Ikan Koi

Kami adalah pusat budidaya ikan koi yang ada di Blitar sehingga sudah berpengalaman dengan segala permasalahan yang terjadi terkait dengan kesehatan ikan koi. Tapi kami juga dapat membantu anda dalam mengatasi ikan koi yang sedang menderita penyakit White Spot (Icht). Berikut adalah informasi yang bisa anda jadikan referensi dalam pengobatan penanganan penyakit White Spot (Icht) yang diakibatkan dari Ichthyphthirius multifilis.

Pemakaian konsumsi obat ikan koi akan disesuaikan dengan gejala yang ia alami, jadi anda harus tahu apakah itu gejala awal, lanjut, atau justru gejala yang sudah akut. Jika pada gejala lanjut Anda bisa memberikannya obat Methylene Blue. Jika kondisi ikan koi yang terserang bakteri Ichthyphthirius multifilis justru menandakan gejala akut Anda bisa langsung memberikannya Formalin.

Menangani penyakit White Spot (Icht) yang disebabkan karena bakteri Ichthyphthirius multifilis juga dapat anda tangani dengan melakukan pengobatan secara alami. Menggunakan bahan alami dalam menangani penyakit White Spot (Icht), tentu tidak membutuhkan biaya yang mahal dan dan lebih mudah dalam mencari. Berikut adalah beberapa daftar obat alami dalam penanganan penyakit White Spot (Icht): Jika masih ringan bisa dilakukan perendaman kedalam air yang berisi 10% garam ( 10 kg dalam 1000 liter air), perendaman dilakukan selama 1 jam setiap hari dan dilakukan selama 3 hari, Daun sirsat, Daun Nangka

Pencegahan Penyakit White Spot (Icht) pada Ikan Koi

Tentu saja akan lebih baik bagi anda melakukan pencegahan daripada pengobatan pada ikan koi yang sudah terlanjur sakit White Spot (Icht). Beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya infeksi Ichthyphthirius multifilis dalam ikan koi adalah dengan melakukan:

  • Jaga parameter air kolam stabil dan sehat sehingga ikan tidak stress
  • Jaga PH air diatas 6,5
  • Jangan memasukan ikan baru tampa melalui proses karantina yang cukup (minimal 7 hari) karena infeksi ini memiliki masa laten 5 hari

Sebagai pusat budidaya ikan koi, kami dapat membantu anda menangani segala kebutuhan ikan hias koi. Kami telah menyediakan Group khusus bagi para pecinta koi dalam membagikan informasi yang mereka ketahui seputar ikan hias. Kami juga dapat langsung memandu Anda mengenai penanganan penyakit ikan koi White Spot (Icht).

Join Grup WhatsApp
BERBAGI PENGALAMAN
Saling berbagi tips mengenai cara budidaya ikan koi dengan pecinta koi di Indonesia
Join Grup Telegram
BERBAGI PENGALAMAN
Saling berbagi tips mengenai cara budidaya ikan koi dengan pecinta koi di Indonesia